Nah, ini satu hal yang penting, kebanyakan mereka asal scan, paste, langsung kirim. padahal banyak sekali kasus scam yang terjadi karena kesalahan saat input address. apalagi yang ga sadar kalau yang dicopy bukan alamat wallet. Ini ada satu
thread penting dari LoyceV, mengenai CTRL-C, CTRL-V dan potensinya terkena scam seperti apa. kalau saya sedang malas, saya lebih memilih urutan karakter awal, tengah dan belakang. Meskipun ga semuanya, sejauh ini Alhamdulillah tidak pernah salah. Intinya adalah bagaimana kita melakukan double check. tentunya lebih baik waspada dengan membaca karakter address dari awal daripada metode yang saya gunakan, (NFA)
Intinya balik ke pengguna masing-masing bagaimana mereka memilih cara agar transaksi tidak dilakukan ke address yang berbeda terlepas apakah itu karena malware ataupun karena kurang jeli saat copy paste address. Double check adalah solusi untuk menghindari kesalahan seperti itu tapi masih ada banyak solusi lainnya jika memang pengguna mau melakukannya seperti pindai barcode atau nulis huruf dan angkanya satu persatu. Tapi saya lebih memilih opsi pertama, tidak ribet namun butuh kejelian.