Betul, pecandu rokok biasanya mengeluarkan alasan yang lebih luas dari alas (hutan), haha. Saya dulu perokok, tapi bisa melewati dengan niat nambahin modal trading. Sebelumnya saya trading modal kalo gak salah 10ribu Rupiah, gratisan dari freebitco dot in, kirim ke vip (sekarang indodax). Saya takut pinjam modal karena memang yang pertama gak mau punya hutang, alasan kedua karena liat teman saya sendiri yang trading di forex dikejar nasabahnya karena rugi.
Saya adalah perokok aktif dengan takaran satu bungkus untuk dua hari mas, namun sampai saat ini saya masih bisa menjalankan trading dengan modal seadanya meskipun sebagiannya juga yang saya dapatkan dari hasil ngebounty yang juga sama gratisnya seperti yang mas lakukan pada freebitco dot in walaupun cara kerjanya berbeda, tetapi pada dasarnya itu adalah sama-sama gratis sehingga saya bisa menyisihkannya ke hal trading, sementara untuk biaya rokok sehari-harinya saya pakai dari hasil kerja yang lain yang sebagiannya juga saya tabung dengan nominal yang sudah saya tentukan sendiri sehingga sampai saat ini saya selalu jauh dari kata "HUTANG atau MEMINJAM".
Tidak, maksud saya ini berbeda dari tabungan yang sebenernya. Ini tuh lebih ke uang yang biasa dialokasikan untuk jajan gitu (makanya jumlahnya kan gak banyak), jadi gak mengganggu tabungan masa depan. Tabungan utama tetep aman. Setidaknya begitulah yang pernah saya praktekkan.
Secara intinya adalah jangan malas bekerja dan menggunakan waktu sebaik mungkin untuk hal-hal yang lebih penting sehingga siapapun bisa menabung dengan aman, karena membuat mindset dan manajemen keuangan itu selalu diperlukan oleh semua orang demi kehidupan yang lebih baik dan tidak dikejar-kejar oleh orang karena hal "HUTANG atau PINJAMAN".