Justru ini yang menjadi kesempatan besar bagi tim ASIX, ketika kepercayaan menurun, reputasi memburuk, berhasil mereka perbaiki, ini akan menjadikan mereka memiliki nilai bisnis yang lebih baik. Ini adalah hukum bisnis dan pemasaran. Buyback bukan solusi untuk memperbaiki reputasi terlebih hasil buyback tidak di lock atau pun tidak di burn, ini akan meningkatkan reputasi negatif mereka. Solusi terbaiknya adalah pengembangan, bukan pada burn maupun buyback. Karena kedua hal ini hanya akan memberikan efek sementara. Sedangkan kalau pengembangan, proses akan lebih panjang dan reputasi akan mulai meningkat secara perlahan.
Tapi, namanya sudah sakit hati, mungkin imbas pengembangan tidak akan bisa langsung dipercaya sebelum pengembangan tersebut mencapai 90% pengembangan yang sudah menjalani beberapa tes dan berjalan seperti/layak.
Kalau fokus di pengembangan saya rasa butuh proses dan waktu cukup lama untuk mengmbalikan kepercayaan investor dan bisa naik ke harga awal atau harga tertinggi, sedangkan saat ini yang dibutuhkan investor bagaimana token ASIX bisa kembali setidaknya ke harga tertinggi meskipun harus melakukan burning atau buy back yang sifatnya hanya sementara waktu, namun setidaknya bisa mendapatkan kepecayaan kembali dari investor bagaimaan keseriusan Anang dalam membangun token ASIX. Namun bener jika sudah pernah sakit hati jarang ada investor mau mengambil kesempatan kedua kalinya karena bagi mereka sekali proyeknya sudah drop tidak ada lagi kesempatan kedua untuk bisa naik ke harga tertinggi.