Meredupnya hype NFT memberi pukulan telah bagi kolektor yang sudah membeli NFT di harga yang tinggi. Mereka harus menunggu terjadinya gelombang kedua untuk mencairkan saldo yang nyangkut di gelombang pertama. Kesalahan seperti ini sering terjadi pada siapapun akibat terjebak dwngan hype, menunggu datangnya hypekembali merupakan salah satu yang mungkin dilakukan.
Mengenai Ghozali tidak ada yang tau apa yang sedang dia lakukan dwkarang dengan segudang uang yang dia raup dari hasil penjualan NFT miliknya.
Bisa dikatakan bisnis NFT seperti monkey business dan kelihatannya cukup sulit akan ada gelmobang ke dua, sangat disayangkan bagi yang sudah terlanjur mengoleksi NFT dengan harga cukup mahal namun sampai saat ini tetep hold karena tidak laku untuk dijual, yang beli juga tidak begitu yakin akankah mendapatkan kesempatan untuk menjual NFT di harga yang tinggi mengingat saat ini NFT sudah kurang peminatnya.
Setuju, karena bisnis NFT seperti monkey business banyak artis yang ikut ambil bagian dari fenomena sesaat ini. Para artis berlomba-lomba menciptakan token NFT untuk meraup cuan dari Hype sesaat. Saya tidak melihat ada indikasi keseriusan dari pemilik NFT untuk mengembangkan lebih baik lagi di masa depan, karena mereka hanya memanfaatkan monkey business dan latar belakang mereka juga tidak ada sangkut paut dengan aset crypto.