Pengalaman saya secara umum semua platform memiliki indikator " Moving Average " , tetapi kalau dijalankan secara bersamaan diwaktu yang sama pada time-frame M1 akan terlihat jelas pergerakan yang memberikan sinyal berbeda.
Disinilah sedikit perbedaan yang saya lakukan saat melakukan teknikal "Buy" atau "Sell" , pada MT4 saya bisa mengkombinasi 4 indikator dalam satu masa pergerakan ( MACD, Stochastic, Peak, Bolinger ). Saya hanya akan melakukan "action" disaat semua indikator pada ketiga platform saya menunjukan titik pergerakan yang sama, saya sering menyebutnya " Gold Moment " ( Waktunya Dapat Emas ).
Selama jenis indikator, TF dan pair tradingnya sama, maka chart dari tiap-tiap exchange akan menunjukan pergerakan maupun pola yang sama. Namun jika yang digunakan sebagai acuan tidak memiliki pair trading sama, maka sangat wajar jika indikasinya menunjukkan hal yang berbeda, dan disaat indikator-indikator dari ketiga market berbeda tersebut menunjukkan indikasi yang sama (yang agan sebut sebagai "Gold Moment") berarti memang sedang terjadi kesamaan perilaku dan respon dari ketiga market tersebut, sehingga indikatornya merefleksikan pergerakan yang sama.
Melakukan komparasi charts atau memonitor 2/lebih charts dari beberapa exchange pada pair trading yang sama, biasanya dilakukan oleh beberapa trader yang memang mencari adanya "late response" dari salah satu market. Jadi saat ada indikasi harga akan naik dari chart market (yg biasanya memiliki tingkat likuiditas lebih tinggi), maka trader tersebut melakukan entry pada market yang mengalami "late response" (biasa terjadi pada market/exchange yang tingkat likuditasnya rendah).