Post
Topic
Board Bahasa Indonesia (Indonesian)
Merits 2 from 2 users
Re: [Anget] Ramai Perbincangan "Tail Emission" Bitcoin
by
abhiseshakana
on 14/07/2022, 08:59:55 UTC
⭐ Merited by ETFbitcoin (1) ,Husna QA (1)
Yang menjadi argumen pihak yang pro adalah prinsip dasar tersebut pada esensinya adalah jumlah supply yang tetap, tapi ini hanya ada pada dunia ideal, sedangkan pada dunia nyata, jumlah supply BTC akan selalu berkurang karena koin-koin yang hilang. Apabila tidak ada emisi koin lagi, maka setiap tahun koin-koin yang masih dapat diakses akan semakin sedikit, nantinya akan lebih kecil dari 21 juta tsb -> menyalahi prinsip dasar juga dong pada akhirnya.

Untuk mengatasi hal ini makanya ada tail emission sehingga jumlah koin yang hilang akan sama dengan jumlah koin baru, yang pada akhirnya stabil, tidak inflasi, dan tidak deflasi.
Pada kenyataannya jumlah sirkulasi supply dari Bitcoin memang tidak akan pernah menyentuh limit 21 Juta (20.999.999,9769 BTC) karena memang UTXO pada address yg terbengkalai dan UTXO yang berada di Burn Address sudah tidak bisa dipergunakan lagi, namun bukanlah nilai dari total supply (circulation supply + frozen supply) tetap sesuai dengan ketentuan Protocol rules (20.999.999,9769 BTC).

Jika tail emission diberlakukan maka harus ada yang berubah pada Protocol rules Bitcoin, dan buat orang-orang yang menjaga visi satoshi kemungkinan besar akan menolak hal tersebut.

int halvings = nHeight / consensusParams.nSubsidyHalvingInterval;
    // Force block reward to zero when right shift is undefined.
    if (halvings >= 64)
        return 0;

    CAmount nSubsidy = 50 * COIN;
    // Subsidy is cut in half every 210,000 blocks which will occur approximately every 4 years.
    nSubsidy >>= halvings;
    return nSubsidy;