- Tail emission diteruskan dan tentunya ini menyalahi prinsip dasar Bitcoin karena jumlah supply akan melewati 21 juta.
Yang menjadi argumen pihak yang pro adalah prinsip dasar tersebut pada esensinya adalah jumlah supply yang tetap, tapi ini hanya ada pada dunia ideal, sedangkan pada dunia nyata, jumlah supply BTC akan selalu berkurang karena koin-koin yang hilang. Apabila tidak ada emisi koin lagi, maka setiap tahun koin-koin yang masih dapat diakses akan semakin sedikit, nantinya akan lebih kecil dari 21 juta tsb -> menyalahi prinsip dasar juga dong pada akhirnya.
Untuk mengatasi hal ini makanya ada tail emission sehingga jumlah koin yang hilang akan sama dengan jumlah koin baru, yang pada akhirnya stabil, tidak inflasi, dan tidak deflasi.
Tetapi jumlah koin hilang atau tidak bisa diakses tidak bisa diketahui secara persis. Hanya ada beberapa kondisi dimana koin bisa dibuktikan hilang atau tidak bisa diakses. Sebagai contoh,
1. Koin pada output OP_RETURN.
2. Kasus dimana miner tidak mengklaim seluruh mining reward & tx fee.