Selain konteksnya nyambung atau tidak (tidak OOT), apakah ente yakin post ente sudah cukup konstruktif, informatif, dan mengikuti aturan penulisan yang benar? Jangan lupakan indikator lainnya, bukan hanya "nyambung" atau tidaknya.
Seperti yang saya katakan di atas gan, menurut saya itu udah informatif gan cuman, kadang member lain menilainya beda gan.
Kalau dari catatan trust ente, ada dua alasan postnya banyak dihapus:
- Tidak informatif
- Mengabaikan aturan penulisan (tanda baca) yang benar.
Kata yang kedua ini yang jadi masalah gan. Pas waktu sebelum kena delet masal kemarin ada beberapa post saya kek orang bloon gara²nya ngantuk maksa reply thread jadinya kata katanya atau tanda baca gak karuan gan. Tapi setelah itu emang saya bener bener jadi bisa tau kesalahan dan yang paling positif yang saya ambil dalam masalah tersebut adalah
jangan mengejar target postinganKarna emang pas waktu itu saya kelihatan banget ngejarnya gara² pengen dpet modal buat sportbet worldcup (maaf agak mlenceng)
Gak harus jeda sampe 2 jam an juga.
Sepemahaman saya, paling tidak jarak antar post itu 5 menit. Ini jarak antar post yang cukup aman, tapi tetap tergantung ke kualitas postnya seperti apa juga.
Dari pengalaman saya waktu itu yang terpenting jangan terlalu mengejar max postingan dari sigcam tersebut dan postingan tetap harus konstruktif informatif seperti yang agan bilang. Jadi akan lebih aman