Post
Topic
Board Ekonomi, Politik, dan Budaya
Merits 1 from 1 user
Re: Paylater dan Pinjol, mempermudah atau Menjebak?
by
bangjoe
on 09/10/2023, 15:18:25 UTC
⭐ Merited by hugeblack (1)
Dengan era perkembangan teknologi dengan sangat cepat, penggunaan dari paylater ini berkembang sangat pesat di kalangan masyarakat, dengan konsep beli di depan bayar di belakang memang banyak membantu misalnya contoh bila kita ingin membeli sesuatu (Ac) di sebuah aplikasi dengan potongan harga menurut kita lebih murah Otomatis langsung terpikirkan untuk membelinya setelah menghitung kalkulasi sistemnya di aplikasi tersebut , contohnya kalau kita beli dalam pembayaran cash perlu jangka waktu yang lama untuk mendapatkan barang tersebut, dan barang kita inginkan kita perlu menabung terlebih dahulu untuk membeli  Ac tersebut. Tapi selama penggunaan kebutuhannya di kontrol tidak masalah, Promo dalam aplikasi biasanya membuat seseorang lapar mata untuk membeli kembali dan mengunakan Paylater ini, terkadang membuat orang untuk membeli lag membeli lagi karena sudah terbiasa bayar di belakang menurut ku ini menanamkan budaya perilaku kebutuhan yang konsumtif.

Nah ini, saya punya Pengalaman pakai Spaylater (bayar bulan depan) awalnya cuma belanja dibawah 120rb, sering juga tidak punya tagihan bulanan. Lama-lama ketagihan kalap belanja sampai 500/bulan, makin lama makin tidak ngotak tau-tau tagihan sampai 1juta lebih, belum lagi ada cicilan 6x. Ini semua akibat seperti yang anda katakan awalnya lihat-lihat promos dulu sehingga kita tertarik membeli yang sebenrnya tidak begitu penting.

Sebelum kenal paylater duit gajian bisa buat beli ini itu cash, masih bisa nabung banyak, bisa sedekah.

Sejak kenal paylater malah ngerasa duit gajian cuma numpang lewat, kayak tidak bisa buat beli apa-apa lagi, mau belanja bulanan saja mikir-mikir takut duit tidak nyampe akhir bulan.

Akhirnya sekarang saya stop menggunkan paylater, soalnya bahaya kalau dilanjut makin kalap, tiap bulan tidak tenang selalu ngerasa kurang. Playlater mengajari kita berhutang, sedangkan berhutang akan mambuat kita tidak tenang, jadi saya mengambil kesimpulan Playlater adalah jebakan batman. Cheesy
Segala sesuatu jika di pergunakan secara berlebihan akan memberikan dampak yang buruk, ane juga menemukan banyak cerita yang sama seperti anda gan, untuk pertama mereka karena situasi darurat sehingga memanfaatkan pay later, tetapi setelahnya mereka dengan ke nyamanan fitur ini membuat mereka keenakan dan menjadikan kebiasaan buruk karena selalu mengandalkan pay later.

Dan sampai pada titik dimana tidak mampu bayar dan terlambat, membayar bunganya lumayan besar, karena sehari lewat dari tempo pembayaran biasanya di hitung sama dengan satu bulan tidak membayar, cara termudah untuk terlilit hutang. Grin

Jangan sesekali lagi mencoba hal itu, lebih baik minjem ke orang tua atau sodara ketika terdesak, walaupun anda tahu bahwa satu bulan kedepan akan mendapatkan gaji, lebih baiknya lagi tidak melakukan itu jika barang yang di perlukan tidak berada di posisi terpenting untuk di miliki waktu tertentu.