Post
Topic
Board Ekonomi, Politik, dan Budaya
Merits 1 from 1 user
Re: Kaesang Baru Jadi Anggota Kemaren, sudah jadi Ketum!, Salut!!!
by
retreat
on 10/10/2023, 15:50:43 UTC
⭐ Merited by fillippone (1)
Ane pikir Pakde ini adalah dalang dari pencetusan terbentuknya partai politik PSI, ada kalimat yanfg menarik mengapa saya mengatakan hal ini karena "PSI akan kembali kepada pemiliknya" dengan secara langsung logika saya dan isu bahwa PSI ini memiliki kontribusi dari campur tangan buatan Pakde maka wajar anaknya Kaesang Pangarep menjadi ketum PSI, ketika di perintahkan dari pak de, itu memiliki kemungkinan.
 
Tidak heran dan tidak bukan kini kita sedang mengalami politik patriarki dimana keluarga menjadi wadah untuk penerus kekuatan dan kekuasaan, seperti yang di lakukan oleh pakde dan beberapa mantan presiden lainnya ini menggunakan pengaruhnya untuk membuat hal ini.


Itu hanya spekulasi saja gan, tidak ada yang tahu pasti apakah pak Jokowi adalah pemilik asli PSI atau bukan. Terlebih sebenarnya kata-kata "PSI akan kembali kepada pemilik aslinya" yang dikatakan giring maksudnya adalah PSI akan kembali ke anak muda, karena sejatinya PSI itu partai anak muda dan seharusnya dipimpin oleh anak muda, sedangkan giring umurnya sudah 40 tahun yang dimana tidak muda lagi dan sudah seharusnya masuk kedalam dewan pembina.
Namun dari yang saya lihat bahwa sebenarnya "orang-orang" kuat yang berada di belakang PSI adalah pendukung murni Jokowi dari awal dan karena hal itu membuat orang-orang ini mendorong Kaesang untuk menjadi ketum karena anak dari Jokowi langsung. Kalau pak Jokowi yang disodorkan secara langsung menjadi ketum, tentu itu akan membuat goncangan politik dan menjatuhkan citra pak Jokowi. Sedangkan kalau orang lain dipilih menjadi ketum, itu tidak sejalan dengan kemauan orang-orang ini karena mereka ingin orang yang punya hubungan dengan Jokowi yang menjadi ketum.
Dengan dipilihnya kaesang itu juga akan menaikkan citra PSI di mata orang-orang yang pro terhadap Jokowi karena ada partai yang secara terang-terangan menjadikan Jokowi sebagai nahkodanya. Itu mungkin akan mendorong perolehan suara PSI pada tahun 2024 dan mungkin saja seiring dengan berjalannya waktu PSI akan menjadi kendaraaan politik untuk trah Jokowi.

Dan untuk politik dinasti sebenarnya itu sudah berlangsung sejak lama di Indonesia dan sudah seperti hal yang wajar. Kita bisa lihat contoh SBY dan AHY, Surya Paloh dan Prananda Paloh, keluarga Atut di Banten, keluarga Limpo di Sulsel, dan banyak lainnya. Kita tidak bisa mencegah politik dinasti ini karena selama mayoritas masyarakat mau memilih dan tidak keberatan dengan itu, maka mereka ini akan terus dipilih.