Jika kita melakukan demo saya rasa itu tidak efektif karena percuma saja berdemo terkadang tidak digubris oleh aparat hukum, padahal berdemo kan mengeluarkan pendapat secara langsung di lapangan asalkan tidak ada kerusuhan.
Berdemo itu sebenarnya bukan kita minta tanggapan dari aparat hukum, tapi ditujukan kepada penguasa untuk diambil tindakan. Kalau digubris aparat hukum, bisa gawat gan, pasti akan dipukul, dihadang dan dihujani dengan gas air mata. Aparat hukum di depan semestinya hanya diam dan menertibkan sesuai dengan proposal demo, walau diintimidasi oleh pendemo, mereka harus tetap sabar supaya tidak ada pertumpahan darah.
Ya gan, memang sangat miris sekali tetapi apalah daya hal ini sudah jadi tindakan yang lumrah dinegeri ini karena banyak sekali orang kaya yang melakukan tindakan seperti membeli jabatan sesuai yang dia inginkan walaupun jumlahnya cukup fantastis tetapi bagi orang kaya itu sudah hal biasa saja.
Orang-orang kaya, dimana pun itu, pasti main politik juga walau tidak langsung terjun ke politik praktis, oleh karena itu mereka lebih powerfull dari penguasa itu sendiri. Cara orang-orang kaya berpolitik itu cerdas dan pintar, mereka cukup kasih dana atau donatur ke capres tertentu, sehingga ketika jadi nanti, kepentingan mereka tetap dilindungi. Maka tidak heran sekarang-sekarang ini, para konglomerat indonesia sedang sibuk nyawer ke capres tertentu, bahkan kalau memang perlu, mereka akan dukung semua calon yang ada biar nanti siapa pun presidennya, kepentingan usaha mereka tetap jalan seperti biasa.