jangan terlalu fanatik terhadap omongan orang lain, jika pada dasarnya apa yang mereka katakan itu bisa membangun dan menjadi sebuah motivasi, mengapa tidak kita mencoba untuk mendengarkannya dan menanggapinya. Dan jika anda itu adalah orang yang cukup bijak, maka anda akan selalu mempertimbangkan setiap masukan yang datang kepada diri anda, meskipun masukan tersebut datang dari seseorang yang anda benci.
Kalau fanatik ini maksudnya terlalu memikirkan omongan orang lain, saya setuju dengan agan. Sekalipun itu saran yang membangun, tidak perlu juga terlalu dipikirkan tapi lakukan apa yang baik dari saran tersebut. Terlalu memikirkan sesuatu kadang tidak ada manfaatnya karena cenderung membuat kita jadi ragu dan pesimis. Eniwei, saya tidak yakin bakal ada yang memikirkan saran dari orang yang dibenci. Yang namanya benci, sudah pasti tidak akan peduli dengan apapun yang dikatakan atau diperbuat orang tersebut.
Namun bukan berarti kita juga harus langsung menuruti apa yang mereka katakan. kalau seperti itu bukan bijak namanya, tetapi bodoh dan ceroboh karena menelan mentah-mentah dengan begitu saja, atas setiap masukan yang datang, tanpa menelaahnya terlebih dahulu, mencari terkait kepastian dan kebenarannya yang seterunya mempertimbangkannya.
Setiap orang harusnya punya kebijakan sendiri. Lakukan saja hal yang terbaik, sesuai dengan kondisi masing-masing. Tidak mungkin semua saran atau omongan orang lain kita turuti. Seperti kata orang bijak, kita tidak mungkin menyenangkan semua orang.