Konflik Gajah dengan manusia seakan-akan tidak akan berakhir semua itu diakibatkan oleh manusia sendiri, saat masyarakat memotong pohon-pohon besar di rimba raya, dan juga dibukannya lahan sawit dan juga tambang, maka tempat gajah berteduh akan terganggu. Gajah kini merasa terganggu maka turun ke desa mencari makanan sehingga menganggu ladang, sawah dan perpohonan, sekali gajah turun kedesa maka selalu terjadi gagal panen. kini masarakat makin kuatir khususnya yang dekat dengan pergunungan. Saat ini Pemerintah harus membuat kebijakan lain supaya tidak menjadi konflik berkelanjutan gajah dengan manusia
menurut fakta unik tentang gajah. gajah adalah hewan yang mempunyai daya ingat sangat kuat bagaimana tidak dengan postur yang besar segala komponen yang ada di dalam gajahpun juga sangat besar, gajah mempunyai otak seberat 5,4 kg wajar saja jika gajah di cap mempunyai daya ingatan yang sangat kuat. Gajah akan mengunjungi suatu tempat yang pernah ia kunjungi atau pernah ia diami meskipun rentan waktu yang sangat lama. itu artinya jika gajah menggangu pemukiman atau sebuah perkampungan yang di isi oleh manusia. itu menjadi arti bahwa dulunya habitat si gajah memang di tempat itu. dan fakta unik tentang gajah lain nya adalah, gajah adalah hewan yang perasa sebut saja bahasa gaul trend masa kini (baperan) dan bisa di artikan juga, jika habitatnya di rusak atau di ganggu oleh manusia maka si gajahpun tidak tinggal diam untuk melawan nya. tentu saja pemerintah harus turun tangan dalam permasalahan gajah yang banyak menyerang pemukiman manusia. karna yang di takutkan jika gajah terus menerus menggangu atau membahayakan aktivitas warga,warga akan mengambil jalan instan yaitu membunuhnya. tentu sangat ironis melihat perkembangan gajah dari tahun ke tahun yang populasinya semakin langka...
Setuju saya sama yang dikatakan agannya.
Memang sipat gajah yang sensitip dan juga ingatan gajah yang bagus karena otak gajah yang besar.
Memang untuk saat ini populasi gajah berkurang karena banyaknya gajah yang mati dan juga gajah yang diburu liar oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung.
iya bener gan, sebenarnya bukan gajah mengganggu masyarakat, tetapi masyarakat yang telag mengganggu mereka dengan mengambil lahan mereka, di saat lahan mereka di ambil oleh masyarakat di situlah para rombongan gajah turun ke permukiman, masyarakat juga harus sadar apa yang telah mereka perlakukan terhadap gajah, saat ini adalah menenangkan gajah dengan tidak mengganggu mereka lagi, biar mereka tenang du lahan mereka sendiri, sekarang jalan yang di ambil oleh masyarakat adalah meneror gajah dengan kembang api ataupun senjata api, jalan keluarnya cuma menjaga dan melestarikan tempat tinggal mereka dengan tidak kita ganggu, jangan sampai oknum menyalah gunakan, dengan membunuh gajah, itu bukan sebuah solusi atau jalan keluar, akan mengakibatkan fatal kedepannya, kalau kita terus-terusan begitu mereka juga bakal bertindak lebih dari apa yang mereka lakukan sekarang, bisa jadi mereka kedepan turun bergerombolan kekampung, makin runyam masalah yang di hadapi oleh masyarakat.
Memang iya begitu faktanya,karena apa hutan-hutan yang asal nya tempat tinggal gajah dengan segala kearipan lokal nya yang serba belum di jama orang,kini telah berubah karena manusia dengan segala ide nya masuk ke habitat si gajah dan berencana membanggun atau membuka lahan pertanian dan lainnya .
Tidak heran sih jika gajah melawan nya.