Latar belakang pelepasan larangan ini dilandaskan dari alasan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk membantu Bolivia meningkatkan perekonomiannya yang sedang kesulitan dan menyelaraskannya dengan peraturan kripto Amerika Latin [2]. Di kasus ini mungkin pemerintahan melihat apa yang terjadi pada El Salvador setelah mereka mengesahkan bitcoin disana, juga untuk menyelaraskan visi dengan negara-negara pro-crypto.
Adopsi Bitcoin yang dilakukan oleh El Salvador, nampaknya telah dijadikan pertimbangan buat negara-negara lain untuk mengikuti langkah serupa seperti yang dilakukan oleh El Salvador. Pada September 2021, El Salvador membeli Bitcoin di harga rata-rata $44300, sehingga jika diasumsikan investasi yang dilakukan oleh El Salvador telah memberikan keuntungan yang besar dan bisa memompa perekonomian negara tersebut.
Sementara untuk tindakan yang dilakukan oleh pemerintahan Bolivia, masih belum sepenuhnya mengekor langkah El Salvador, karena berdasarkan berita yang beredar, pengesahan Bitcoin di Bolivia masih hanya terbatas sebagai aset perdagangan saja, dan masih belum bisa dipergunakan sebagai legal tender (mirip-mirip dengan kebijaksanaan dari pemerintahan Indonesia).