Post
Topic
Board Ekonomi, Politik, dan Budaya
Re: Paylater dan Pinjol, mempermudah atau Menjebak?
by
lizarder
on 27/03/2025, 16:11:29 UTC
Mengambil pinjaman untuk bisnis ini tidak apa apa karena memang sebagian pebisnis mengandalkan pinjaman dari bank dengan bunga kecil, seperti contoh teman saya mengambil pinjaman dari bank BRI untuk membangun usaha bengkel nya tapi alhamdulillah sekarang sudah berkembang dan pinjaman ke bank sudah lunas dan sekarang tidak butuh modal dari bank lagi karena pengelolaan bisnis sudah baik.
Harus dihitung dengan cermat meskipun pinjaman di ambil bertujuan untuk mengembangkan bisnis karena kondisi saat ini putaran uang juga sulit terjadi di bisnis yang tidak berkembang. Setiap orang harus memiliki opsi ketika mengambil pinjaman dan mungkin harus ada solusi tertentu pada saat bisnis tidak berjalan dengan baik, sehingga dalam kondisi tersebut tidak menimbulkan masalah baru.

Justru kebanyakan sekarang mengambil pinjaman untuk gaya hidup sosial nya, bukan hanya 1,2,3 yang di temui oleh saya mereka pinjaman ke bank hanya untuk gaya hidup atau menutupi hutang lainnya jadi ini tidak akan produktik yang ada hutang makin banyak angsuran ke bank tidak terbayarkan.
Inilah yang disebut jebakan kapitalisme dan uang bersifat tidak produktif karena penggunaannya tidak mendapatkan esensial, beda ceritanya jika seseorang mengambil pinjaman untuk mengembangkan potensi usaha yang telah di pertimbangkan dengan matang. Tetapi jika pinjaman di ambil hanya untuk memenuhi gaya hidup ini merupakan kesalahan besar yang membuat orang terjebak dalam sistem kapitalisme tersebut.

Pinjaman dari pinjol memang kejam, kita tahu sudah banyak berita di TV dimana kasus nya bunga yang terus bengkak hanya dalam 1 tahun aja bunga nya bisa 100% kalau dari pinjol.
Lebih baik hindari saja pinjaman dari pinjol, tapi kebanyakan orang bilang lebih enak pinjam dari pinjol daripada ke bank karena sedikit ribet kalau minjam ke bank.
Dalam bentuk apapun pinjaman seharusnya dihindari jika seseorang tidak memiliki rencana terhadap penggunaan uang yang lebih tepat sasaran dan untuk proses keterlibatan perdagangan yang berkaitan dengan crypto sudah sepantasnya itu tidak dilakukan karena dapat membahayakan kondisi seseorang dalam mengelola keuangan menjadi lebih berkembang karena karakteristik crypto yang cukup fluktuatif.