Potensi akan selalu ada, apalagi jika dilihat dari sejarah keduanya yang selalu bersaing dalam perburuan gelar. Ketika Real Madrid berhasil mengangkat trofi La Liga, Barcelona akan kebakaran jenggot dan merasa malu akibat gagal bersaing dengan rivalnya, begitu juga sebaliknya. Jadi tidak heran kenapa manajemen Real Madrid sangat aktif di bursa transfer kali ini.
Mengakhiri musim tanpa meraih trofi apapun dianggap kegagalan besar untuk tim sekelas Real Madrid, Ancelotti pun ikut kena imbas dari kegagalan tersebut. Kini Real Madrid mulai berbenah, Xabi Alonso harus mampu menciptakan keharmonisan antar pemain dan memahami strategi yang digunakannya, pengalaman dan mental para pemain akan memudahkan pekerjaannya untuk menjadikan Real Madrid sebagai tim yang mampu memenangkan perlombaan di setiap kejuaraan.
Rivalitas antara Real Madrid dan Barcelona akan selalu diwarnai dengan tensi tinggi disetiap musimnya, jadi sangat wajar jika tim yang kalah bakal berupaya untuk melakukan improvement guna mendapatkan musim yang lebih baik ketimbang rival mereka. Namun sayangnya tidak ada tim ketiga maupun keempat yang bisa ikut meramaikan perebutan gelar, sehingga La Liga seperti didominasi oleh Real Madrid dan Barcelona saja.
Atletico Madrid memang sempat mencuri titel La Liga di musim 20/21 dan 13/14, namun konsistensi mereka tidaklah kuat. Bahkan dimusim kemarin Atletico Madrid juga memiliki potensi untuk menjadi penantang, namun sayang mereka mereka malah mengalami decline ketika sudah memasuki tengah musim.
Musim depan bakal seru kayaknya, dimana Barcelona sebagai juara di musim sebelumnya tidak terlalu banyak melakukan perubahan, namun mereka harusnya memiliki tim yang lebih solid karena sudah memiliki chemistry yang bagus. Sementara Real Madrid akan menantang dengan skuad yang lebih fresh dan tentu saja strategi yang berbeda karena hadirnya Xabi Alonso.