Pemerintah kita terlalu sensitif, padagal itu hanya selembar kain hitam bergambar tengkorak. Ini bukan simbol perlawanan atau pengkhianatan terhadap negara; ini hanyalah simbol kekecewaan publik terhadap pemerintah yang tidak mau mendengarkan aspirasi masyarakatnya, hati masyarakat tetap merah putih..!!!
Yang mengacaukan dan mengancam kedaulatan negara itu bukan bendera One Piece, yang jelas-jelas mengacaukan kedaulatan negara itu adalah bendera-bendera partai yang macam-macam warnanya, dimana mereka saling sikut untuk untuk berebut kekuasaan sementara masyarakat hanya menjadi korban dari keserakahan mereka.
Saya masih ingat dengan apa yang pernah dikatakan oleh Gus-Dur, sosok presiden yang paling santuy tapi serius dalam menjaga kedaulatan negara, dimana ia pernah memperbolehkan masyaraat Papua untuk mengibarkan bendera bintang kejora, yang penting jangan lebih tinggi dari bendera merah putih.
Bendera merah putih harus terus bekibar, bukan hanya diatas tiang tetapi juga didalam dada, semangat kemerdekaan, sebentar lagi genap sudah kemerdakaan kita mencapai tahun ke-80, kami mengibarkan bendera One Piece, bukan berarti kami tidak nasionalis, bukan pula kami tidak menghormati jasa-jasa para pahalaman, kami hanya ingin menyampaikan apa yang menjai aspirasi kami, sebuah simbol bahwa kami masih peduli dengan negri ini.