Post
Topic
Board Trading dan Spekulasi
Re: (Macam-macam Strategi Perdagangan) Mana Yang Sering Kamu Pakai?
by
Pandorak
on 08/08/2025, 20:10:28 UTC
Kalau tradingnya di Future ya memang sulit mas karena disana setiap trader tidak hanya harus mampu membuat Teknikal analisis, tetapi juga harus punya kemampuan dalam menentukan arah pergerakan koin yang kita beli, selain itu modal yang sedikit lebih besar juga bisa menjadi dukungan demi bisa membuat tingkat laverage yang tidak terlalu banyak agar tingkat likuidasi bisa sedikit menjauh. Tetapi semua itu juga tidak menjamin setiap trader bisa untung karena seperti yang saya katakan tadi dimana setiap trader harus mampu membaca arah pergerakan koin yang dia beli agar tidak salah dalam menentukan posisinya pada saat ingin trading, sehingga dalam hal seperti ini mas seharusnya memilih opsi trading yang lebih cocok dengan waktu dan modal yang mas punya agar tingkat kesulitan yang harus mas tanggung tidak begitu banyak.
Kita memang harus menyesuaikan dengan modal yang kita bawa, jangan sampai kita ambisi untuk sebuah keuntungan dan akhirnya melupakan manajemen resiko yang harus kita terapkan. Nah ini masalah yang sering di alami oleh para pemula, mereka tidak banyak berpikir dengan apa yang mereka lakukan, sebab yang mereka pikirkan hanya sebuah keuntungan saja.

Kita mungkin sudah mempersiapkan semuanya, namun seperti yang dikatakan jika kita tidak disiplin dengan apa yang kita siapkan, maka itu akan sia sia juga. Bahkan jika kita sudah tidak yakin dengan analisa kita, maka lebih baik menunda perdagangan atau jika sudah masuk kita bisa melakukan CL.

Modal memang menjadi salah satu indikator penting dalam trading, namun yang tidak kalah penting adalah manajemen resiko seperti yang agan katakan. Besar pun modalnya jika tidak diiringi dengan pengaturan manajemen resiko yang tepat, semuanya pasti akan habis. Seperti memulai trading dengan membuka posisi leverage x100, jika begini dapat dipastikan sebagian besar trader pasti bakal liquid, kalau bahasa di forex (overlot). Bahkan ketika analisa kita benar bahwa harga akan bergerak sesuai dengan mapping yang kita buat, tetap harus mengikuti aturan manajemen resiko, buka leverage dengan bijak, agar ketika harga berjalan sesuai dengan analisa kita, semua bisa berjalan lancar sampai menyentuh take profit. Karena seringnya, ketika open long harga bakal turun terlebih dahulu di time frame kecil untuk selanjutnya membuat shadow di time frame besar, tentunya posisi kita akan terkena likuid dulu jika leverage yang digunakan terlalu besar, ini contoh kasus yang sering saya lihat dan alami.