Chelsea harus di tahan imbang di kandang sendiri atas Crystal Palace... meskipun di menit 12 freekick dari EZE jadi namun sayang itu di VAR dan di anulir gol nya, setelah itu sama waktu Full Time tidak ada perubahan sama sekali hingga berakhir imbang 0-0.
Crystal palace membawa motivasi yang cukup kuat untuk bisa tampil lebih baik di liga primer musim ini, terlebih lagi setelah merea berhasil meriah trofi Community Shield dengan berhasil mengalahkan liverpool.
Mleihat bagaimana statisik dari pertandingan tersebut, nampaknya palace bermain dalam tekanan besar para pemain Chelsea, dan itu bisa kita lihat dimana dominasi bola Chelsea yang mencapi angka 70% lebih, serta banyakanya tembakan yang mereka lancarakan. dan setidaknya pda laga tersebut Chelsea berhasil mencatatkan 19 tendangan percobaan, dengan 3 tendangan yang tepat sasaran. sebuah catatan yang luar biasa, tetapi disis lain hal ini juga menunjukan akan betapa kuatnya lini belakang yang dimiliki oleh Crystal palace. Dan jika Palace bisa terus meningkatkan konsistensinya, saya cukup yakin bahwa dimusim ini palace akan mampu bersaing disepeluh besar klasemen.
Performa Chelsea benar-benar jauh dari kata sempurna, padahal ini merupakan laga kandang yang seharusnya keriuhan dari para pendukung mereka bisa menjadi nilai plus, namun sayang Chelsea malah terlihat tampil monoton dan minim kreativitas. Benar-benar berbeda dengan penampilan mereka kala di Piala Dunia Antarklub, yang mana mereka kala itu tampil impresif dan berhasil menjadi juara setelah mengalahkan PSG.
Yang tidak di untungkan Man United harus kalah tipis dari Arsenal sebagai tim tamu, gol tunggal dari Calafiori mengunci kemenangan Arsenal.
Sebenarnya Man United beberapa kali menciptakan peluang tapi sayang pelung itu sering kali gagal apalagi di bakak kedua begitu banyak peluang tapi sulit seperti nya yang mengharuskan mereka kalah malam ini.
Mungkin kalau bukan lawan nya Arsenal... Man United bisa menang

Sebenarnya Setan merah menunjukan penampilan yang cukup baik paa laga tersebut, hanya saja mereka tidak mampu memkasmilakan setiap pelaung yang mereka dapatkan dan mengonversinya menjadi sebuah gol. Dan berlaih ke lini belakang, lini belakang mereka juga tampil cukup baik, namun tidak untuk penajaga gawang mereka, dan pada kenyataanya Bayindir sama bapuknya seperti Onana, karena gol tersebut tercipta dari kesalahan penjaga gawang. Jadi dengan kata lain Man united bener-benar membutuhkan penjaga gawang baru, dan saya united bisa mencapai kesepakatan dengan Donnaruma.
Bisa dibilang jika Man United sangat tidak beruntung di laga perdana melawan Arsenal, karena yang saya lihat gol yang dicetak oleh Arsenal masih sedikit berbau kontroversi, dimana ada upaya foul yang dilakukan oleh pemain Arsenal kepada kiper MU tepat sebelum gol itu tercipta. Namun sayangnya wasit tidak melihat kejadian itu sebagai pelanggaran, dan yang lebih parah ketika pemain MU (Matheus Cunha) di ganjal oleh Saliba di kotak 12 Arsenal, MU juga tidak mendapatkan penalti.
Kalo dari sisi performa pertandingan, saya kira MU jauh lebih bagus ketimbang Arsenal ... hanya saja mereka memang sedang tidak beruntung saja.