Post
Topic
Board Trading dan Spekulasi
Re: (Macam-macam Strategi Perdagangan) Mana Yang Sering Kamu Pakai?
by
Dickiy
on 18/08/2025, 22:25:12 UTC
Biasanya hal seperti ini juga terjadi untuk mereka yang baru yang mencari sinyal dari grup-grup telegram atau beberapa influencer dimana pola all in selalu dilakukan apalagi ketika modalnya kecil dengan harapan mereka bisa mendapatkan keuntungan yang berlipat dengan cepat.

Padahal kondisi ini jelas merugikan diri mereka sendiri apalagi ketika situasinya tidak sesuai dengan harapan maka bukan untung yang didapat tetapi justru buntung yang dirasakan. Sampai saat ini faktanya masih banyak orang yang terkadang terlalu naif dalam memandang perdagangan, terutama untuk mereka yang memang tidak memahami kondisinya dengan benar tetapi terlalu memaksakan hanya karena keinginan mendapatkan keuntungan deengna cepat.

Pada dasarnya inilah yang sering membuat saya menjadi ambigu, bagaimana mungkin orang-orang ini percaya 100% pada keputusan yang diambil orang lain, berharap pada signal para influencer yang sering ditemui di grub-grub telegram, bahkan tidak jarang yang all in pada satu signal, berharap signal tersebut dapat memberikan keuntungan besar. Namun, disisi lain mereka sendiri tidak tahu alasan mereka membeli, hanya berfokus pada seberapa besar keuntungan yang bisa didapat, tanpa disadari resiko besar sedang mengikuti mereka dan seringnya orang-orang seperti ini akan berakhir dengan kerugian total.

Pada dasarnya berdagang tanpa di dasari dengan pengilmuan atau pengentuan sendiri seperti bergantung pada signal orang lain menurut saya itu sama saja dengan tebak2an dan tidak ada bedanya dengan perjudian karena kita tidak tahu tentang apa yang menjadi alasan admin yang memiliki signal tersebut untuk opsen buy or sell, bisa saja mereka mengambil keputusan secara asal2an kan? tentu itu memungkinkan untuk terjadi dan ketika mengalami kerugian mereka akan bersembunyi di balik berbagai alasan dengan permainan kata cerdas agar para membernya percaya.
Sebelumnya saya juga pernah ikut ke dalam grup semacam itu di tahun 2019 ketika saya masih sangat pemula dalam trading dan saya setelah saya evaluasi hasilnya justru lebih banyak rugi di banding untung dan setelah itu saya memutuskan untuk solo trading, mempelajari semuanya sendiri secara otodidak dari siklus pasar berikut juga belajar dari berbagai referensi yang saya dapatkan dari internet.

Menurut saya kalau misalnya anda trader pemula dan anda tidak ingin terlalu pusing belajar maka lebih baik mencari mentor saja yang terbukti berpengalaman karena dengan begitu anda akan di arahkan secara bertahap daripada pusing ngikutin signal grup yang tidak jelas dan berakhir dengan banyak kerugian.